Jakarta [zonterkom] - Ketua DPP Partai Amanat Nasional Bima Arya Sugiarto menyakini, dalam waktu dekat akan ada partai politik yang keluar dari koalisi sekretariat gabungan (setgap) pendukung pamerintahan SBY-Boediono. Menurutnya hal ini merupakan bentuk sanksi yang harus diberikan partai dalam koalisi yang kerap kali menyampaikan sikap politik yang berseberangan dengan Partai Demokrat.
"Kalau menyimak pernyataan SBY, ada kata-kata sanksi, keluar dari koalisi, rasanya 99 persen itu akan terjadi. Kita tinggal tunggu waktu," kata Bima seusai diskusi di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (6/3).