-

Kamis, 30 Juni 2011

Indra di Tuding Pembohong

Oca Sumantraz "Komitmen Indra yang katanya akan mendukung pemekaran Inhil Selatan dan Utara, ketika berkampanye di Pemilukada  tahun 2008 lalu,  hanyalah bentuk dari sebuah kebohongan untuk  mencari simpati masyarakat saja"
Tembilahan [zonterkom] - Proses pemekaran Inhil yang stagnan, dinilai tidak terlepas dari tidak seriusnya seorang Bupati Inhil, DR Indra Muchlis Adnan. Upaya seperti  mengulur-ulur waktu, hingga upaya membuat berbagai langkah dalam rangka menghambat untuk terjadi nya pemekaran di Kabupaten Inhil-Riau, kini membuat banyak pihak menilai bahwa Indra Muchlis Adnan tak lebih dari seorang pembohong.

Hal itu dikemukakan oleh salah seorang tokoh Inhil Utara yang juga seorang mantan anggota DPRD Inhil periode 1999-2004, Oca Sumantraz, kepada zonaterkini, Kamis, (30/6). Menurut  Oca, janji yang pernah disampaikan oleh BUpati Inhil saat dia berkampanye hanyalah bentuk dari wujud janji pemekaran yang bersifat life service saja (hanya untuk mencari simpati masyarakat). Dan setelah berjalan cukup lama, kini banyak pihak merasa bahwa selama ini Indra Adnan tak pernah serius merekomendasikan adanya pemekaran.

"Kita yakin dan percaya, bahwa pada komitmen Indra ketika berkampanye di Pemilukada waktu Tahun 2008 lalu, yang mengelu-elukan bahwa dia akan mendukung pemekaran Inhil Selatan dan Utara, hanyalah sebuah kebohongan, sebab hingga sekarang ini semuanya hanya jalan ditempat. Dan semua itu adalah karena ulah nya dengan membuat keputusan yang terkesan aneh," kata Oca.

Lanjut Oca lagi, yang paling membuat masyarakat Inhil Utara hingga merasa kecewa adalah hilangnya aspirasi pemekaran Kabupaten Inhil Utara. Padahal menurut Oca, aspirasi mereka itu sudah ada sejak puluhan tahun lalu, namun kini mentah oleh keinginan Indra Muchlis yang datang dalam hitungan hari.

Ia juga menambahkan, meski keputusan yang disampaikan berlandaskan hasil kajian ilmiah, namun disinyalir semua hasil yang dibuat adalah hanya berdasarkan keinginan seorang Indra Muchlis, yang sudah barang tentu diduga itu adalah bentuk dan upayanya untuk menggagalkan keinginan masyarakat Inhil Utara dalam membentuk Kabupaten sendiri.

"Bagaiman kami merasa tidak dibohongi, berdalih telah melalui kajian ilmiah yang masih diragukan keafsahan nya, semua aspirasi masyarakat Inhil Utara untuk membentuk Kabupaten Inhil Utara kini terkesan sengaja dihilangkan. Bahkan kalau boleh jujur, kajian-kajian itu sebenar nya hanya dilakukan  dari atas meja, dan itu juga berdasarkan pesanan yang bersangkutan," tukasnya Oca.

Sikap ketidak seriusan Indra Muchlis Adnan yang terkesan sengaja mengulur-ulur waktu, kini tak hanya mengundang dan memicu kemarahan bagi banyak pihak, seorang anggota DPRD Inhil aktif dari Partai Golkar,Roni SAg, yang notabene nya adalah satu payung dengan Indra pun ikut berang, hingga akhirnya dia angkat bicara. Dan dalam keterangan pers nya beberapa waktu lalu, secara tegas politisi Golkar dari Inhil Selatan itu meminta kepada Bupati agar tidak main-main dan serius dalam mengurus pemekaran.

"Kalau memang serius, tolong lah dilengkapi persyaratan yang dibutuhkan terutama untuk kota Indragiri. Sebab hanya pihak eksekutif yang memliki perangkat untuk itu, terutama yang menyangkut persoalan aspirasi. Dan untuk soal rekomendasi yang katanya sudah diserahkan ke Mendagri, silahkanlah kawan-kawan nilai sendiri" kata Roni. (**inc.ztc)
Artikel Terkait
My Popularity (by popuri.us)
Internet Blogs Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.NetSex Free Porn Video Porno
Internet Blogs bloglog
Free Automatic Backlink 1000 Backlinks Free 100K Backlinks Backlinks Center Free SEO Backlinks Instant Backlinks SEO Bookmarks Dofollow Backlinks Premium Backlinks Top SEO Backlinks

PESAN DARI PENGUNJUNG

 

Ingin Berlangganan. Ketik email Anda di Bawah Ini:

Delivered by FeedBurner

Mau Web Kamu Kebanjiran Duit?