-

Kamis, 30 Juni 2011

Perdaran HP China Kian Marak , Aparat di Minta Tidak Tutup Mata

"Kita akan pertanyakan pada Instansi terkait, sudah sejauh mana pengawasan yang telah mereka lakukan terhadap maraknya HP China yang masuk ke Tembilahan seperti sekarang ini" tegas Ketua LSM Gemilang Serumpun Tembilahan
Tembilahan [zonterkom] – Handphone (HP) asal negeri China dari berbagai merek kini semakin marak diperdagangkan diberbagai daerah di Indonesia. Selain ini adalah satu bisnis yang kini cukup menjanjikan bagi para pedagang HP, kehadiran HP asal China ini di pasaran juga telah menjadikan satu solusi baru bagi para konsumen dan masyarakat Indonesia yang selama ini ingin punya HP canggih namun hanya tak punya budget yang cukup besar (sikantong kempis.red).

Selain hadir dengan fitur-fitur yang terbilang canggih, harga HP asal China ini juga terbilang murah dan sangat terjangkau. Seperti di Tembilahan Inhil-Riau, HP China kini semakin banyak dan sangat marak diperjual belikan. Hal itu terbukti dari banyak nya counter HP yang bisa kita temukan, handphone asal China dari berbagai model dan merek terlihat lebih mendominasi terpajang rapi disetiap kaca etalase para pedagang HP.

Kalaulah bisnis seperti ini dapat dikelola dengan benar, maka sudah barang tentu ini akan menjadikan satu sumber pendapatan pajak yang besar bagi negara. Namun sayang demi meraih keuntungan pribadi, peluang bisnis serta peluang bagi pemasukan pendapatan negara ini diduga juga telah dimanfaatkan oleh sebagian oknum dan pihak yang dengan sengaja hendak mencari keuntungan pribadi, sehingga apa yang sudah mengacu pada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku pun terabaikan.

Menurut ketua Lembaga Swadaya Masyarak (LSM) Gemilang Serumpun Tembilahan, Indra Gunawan, berdasarkan informasi yang diperolehnya dilapangan, HP-HP china yang masuk ke Tembilahan berasal dari pulau Batam yang dibawa dengan speedboat fiber angkutan penumpang asal Batam. Namun agar bisa terbebas dari pengawasan aparat, sebelum Boat yang ditumpangi merapat dipelabuhan resmi,  paket barang yang berisikan HP tersebut dijemput ditengah jalan dengan mempergunakan  speedboat kecil dan kemudian diturunkan di pelabuhan yang berbeda. Dan jika selamat sampai ketujuan barulah kemudian HP-HP  tersebut dibagikan kebeberapa counter HP yang ada bahkan juga dibagikan sampai ke luar dari wilayah Tembilahan.

“Kita menduga kebanyakan handphone yang beredar bebas hingga ribuan unit seperti di Tembilahan sekarang ini masuk melalui jalur yang tidak resmi. Dan disinyalir, disitu ada aparat yang bermain. Dan kelhiatan nya ini sudah berjalan cukup lama, dan diperkirakan dalam setiap bulan jumlah nya bisa mencapai ribuan unit ” ungkap Indra Gunawan kepada zonaterkini, Rabu (29/6). 

Kini Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah hingga sejauh ini pihak berwenang seperti Bea dan Cukai, Kepolisian serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan pernah melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap legalitas dari HP-HP yang masuk tersebut. Setidaknya, disamping hal itu akan dapat mengawasi jumlah kerugian negara yang bisa ditimbulkan nya, hal itu juga akan bisa menepis tentang dugaan-dugaan yang terkesan bahwa selama ini pihak berwenang sengaja tutup mata. (**inc.dri.ztc)
Artikel Terkait
My Popularity (by popuri.us)
Internet Blogs Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.NetSex Free Porn Video Porno
Internet Blogs bloglog
Free Automatic Backlink 1000 Backlinks Free 100K Backlinks Backlinks Center Free SEO Backlinks Instant Backlinks SEO Bookmarks Dofollow Backlinks Premium Backlinks Top SEO Backlinks

PESAN DARI PENGUNJUNG

 

Ingin Berlangganan. Ketik email Anda di Bawah Ini:

Delivered by FeedBurner

Mau Web Kamu Kebanjiran Duit?