-

Sabtu, 19 Februari 2011

Megawati Instruksikan Kader PDIP Tenang Tapi Tetap Waspada

foto: deikNews
Surabaya [zonterkom] - Megawati Soekarnoputri menangkap kegelisahan kader PDI Perjuangan di Tanah Air, termasuk di Kota Surabaya, menyusul pemanggilan dirinya oleh KPK. Mega pun meminta pendukungnya tetap tenang namun waspada.

Instruksi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan melalui SMS itu diterima oleh Bambang DH, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Sabtu sore (19/2/2011).

"Menyikapi apa yang terjadi, saya sudah minta kader di Surabaya tetap satu komando tidak bergerak sendiri-sendiri," kata Bambang DH yang juga wakil walikota Surabaya.

Inilah pesan singkat Megawati secara utuh:


Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh
Salam Damai Sejahtera Bagi Kita Semua
Om Swastiastu

Merdeka!

Semua kekalahan suatu organisasi karena SDMnja TIDAK mengorganisir dirinja dengan
baik.

Baik itu artinja SOLID tidak mudah dipecah, tahu TUGAS nja, GOTONG ROYONG terachir taat KOMANDO atau Aturan.

Partai juga dapat menggerakkan massa rakyat dengan baik bukan RUSUH.
Mari Kita Terus Menerus Tingkatkan Pemberdayaan Di Partai Dalam Segala Lini.

Tetap Tenang, Waspada dan Siap Sedia Dalam Segala Kemungkinan.

Sampaikan salam saya pada keluarga,

Megawati Soekarnoputri


Seperti diketahui Megawati akan dipanggil KPK sebagai saksi meringankan untuk Max Moein. Pemanggilan atas permintaan Max, mantan politisi PDIP yang dijadikan tersangka karena diduga menerima suap terkait pemilihan Miranda pada 2004 lalu. Namun Mega menolak datang. (detikNews)



Artikel Terkait
My Popularity (by popuri.us)
Internet Blogs Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.NetSex Free Porn Video Porno
Internet Blogs bloglog
Free Automatic Backlink 1000 Backlinks Free 100K Backlinks Backlinks Center Free SEO Backlinks Instant Backlinks SEO Bookmarks Dofollow Backlinks Premium Backlinks Top SEO Backlinks

PESAN DARI PENGUNJUNG

 

Ingin Berlangganan. Ketik email Anda di Bawah Ini:

Delivered by FeedBurner

Mau Web Kamu Kebanjiran Duit?