-

Senin, 25 Februari 2013

Stok Obat Habis, Rumah Sakit Telantarkan Pasien


Ijap terlihat sedang mendampingi istrinya yang sedang terbaring
di ruangan Alveoli Room, Klinik Mutiara Hati Tembilahan
Tembilahan [zonaterkini] - Lagi-lagi persoalan buruknya pelayanan rumah sakit kembali terjadi. Seperti di Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir-Riau kali ini, Salamiah (33) pasien penderita maag kronis yang sempat dirawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Puri Husada Tembilahan-Riau, terkesan telah dengan sengaja di telantarkan oleh pihak rumah sakit tersebut..Tak hanya itu, parahnya di saat pasien masih dalam kondisi lemah dan masih butuh perawatan, dokter dirumah sakit tersebut malah menyatakan pasien sudah bisa pulang.

Melihat akan hal itu, dengan perasaan penuh kecewa, Ijap (42) suami pasien pun akhirnya membawa istrinya Salamiah yang masih dalam konidisi lemah, keluar dari rumah sakit tersebut dan kemudian langsung membawa istrinya kembali berobat di Klinik Mutiara Hati yang berlokasi di Parit 9 Tembilahan Hulu.

“Jujur saya sangat kecewa sekali dengan pelayanan pihak Rumah Sakit Puri Husada, coba kalau saya ini pejabat mungkin baru mereka hargai.” ujar Ijap berkeluh kesah kepada zonaterkini. 

Tak hanya soal buruknya pelayanan di rumah sakit Puri Husada, Ijap juga  sangat menyesalkan kelalaian pihak rumah sakit dalam memperhatikan persediaan obat seperti impus. Sudah semestinya persediaan impus di rumah sakit tersebut tak boleh kosong, namun sayang nya hal tersebut terjadi saat Salamiah membutuhkan impus tambahan, pihak rumah sakit mengatakan stok impus sedang habis dan pak Ijap pun diminta menunggu.

“Sembari menunggu impus yang diminta belum juga datang, saya pun menyempatkan diri untuk keluar karena ada yang mau di beli, tapi setengah jam kemudian saya malah dapat sms dari istri saya bahwa katanya dokter sudah memperbolehkan pulang. Padahal istri saya masih sangat lemah dan masih membutuhkan tambahan impus.” Tukas Ijap kembali menceritakan apa yang dialaminya.

Mendengar akan hal itu, Ijap pun kembali ke RSUD Puri Husada Tembilahan, dan dengan perasaan penuh kecewa dia langsung membawa istrinya keluar dari rumah sakit tersebut. khawatir akan kondisi istrinya yang saat itu masih sangat lemah, Ijap langsung melarikan istrinya ke Klinik Bersalin Mutiara Hati di parit 9 Tembilahan.

Saat di temui zonaterkini, dr. Dwi Lestari, yakni dokter praktek yang bertuga di klinik Mutiara hati Tembilahan mengatakan bahwa saat tiba di klinik nya, dia pun menganjurkan agar pasien dirawat inap. Pasalnya menurut dr. Dwi, kondisi pasien saat itu dehidrasi dan harus diberi impus.

“Kita menganjurkan pasien untuk dirawat inap lantaran setelah kita periksa ternyata ibu Salamiah mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan, karena itu harus dilakukan pemasangan impus.” Jelas dr. Dwi.

Melihat keterangan dr. Dwi Lestari kepada zonaterkini, terbukti bahwa saat keluar dari RSUD Puri Husada Tembilahan, konidisi pasien jelas belum sehat,  dan sudah tentu masih membutuhkan perawatan.

Ketika di konfirmasi zonaterkini, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Puri Husada Tembilahan, dr.Irianto, membatah telah menelantarkan pasien, namun ketika di tanya soal apakah benar persediaan stok obat di rumah sakit tersebut bisa sempat kosong atau habis, dr. Irianto menyatakan meskipun tidak sering, hal itu memang biasa terjadi.

“Yang jelas kita tidak memaksakan pasien harus pulang, tapi berdasarkan dari hasil pemeriksaan saya pasien ini sudah sehat, makanya kita katakan sudah boleh pulang.” tegas Direktur Rumah sakit, dr. Irianto.(**adr/ztc)

Artikel Terkait
My Popularity (by popuri.us)
Internet Blogs Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.NetSex Free Porn Video Porno
Internet Blogs bloglog
Free Automatic Backlink 1000 Backlinks Free 100K Backlinks Backlinks Center Free SEO Backlinks Instant Backlinks SEO Bookmarks Dofollow Backlinks Premium Backlinks Top SEO Backlinks

PESAN DARI PENGUNJUNG

 

Ingin Berlangganan. Ketik email Anda di Bawah Ini:

Delivered by FeedBurner

Mau Web Kamu Kebanjiran Duit?