-

Senin, 23 April 2012

Anggota TNI Diminta tidak Terprovokasi

Jakarta [zonaterkini] - Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Laksamana Muda TNI Iskandar Sitompul mengimbau anggota TNI tidak terprovokasi terkait pertikaian antara Kostrad dengan Brimob di Gorontalo yang menyebabkan enam anggota Kostrad luka-luka.

"Mabes TNI menyayangkan peristiwa tersebut. Kita harus kepala dingin dalam menyelesaikan kasus ini. Jangan ada yang terprovokasi," kata Kapuspen TNI di Jakarta, Senin (23/4).

Iskandar mengatakan, Pangdam dan Kapolda setempat berserta jajarannya seperti dandim, danrem, dan kapolres menggelar rapat bersama terkait insiden tersebut. "Mari tunggu pendalaman dan upaya penyidikan supaya jangan meluas. Pangdam dan Kapolda dengan jajaran hari ini membicarakan hal ini di Gorontalo," tuturnya.

Menurutnya, penembakan enam anggota Komando Cadangan Strategis TNI AD (Kostrad) yang mengalami luka dan satu di antaranya kritis itu harus diselidiki secara tuntas. Enam anggota TNI yang mengalami luka-luka yakni Prada Firman dengan luka tembak di lengan kiri tembus paru-paru, Prada Yandres luka tembak di kaki kanan, Prada Tivliv luka tembak di paha kanan, Prada Adrian luka tembak di pelipis, Prada Raif luka tembak di lengan, dan Prada Afriyadi luka tembak punggung dan lutut.

Latar belakang terjadinya peristiwa tersebut, jelas Kapuspen, peristiwa itu berawal dari patroli yang dilakukan pihak Brimob setempat. Ketika itu mereka dilempari oleh sekelompok orang.

Kemudian, anggota Brimob melakukan sweeping di jalan bersama Polres, bahkan mereka juga memberhentikan kendaraan tiga sepeda motor. Namun sepeda motor yang kemudian diketahui ditumpangi enam anggota Kostrad itu tidak mau berhenti, sehingga anggota Brimob melepaskan tembakan dan kendaraan mereka terjatuh.

"Saya harapkan kasus ini diselidiki secara tuntas dan mereka yang bersalah mendapatkan ganjaran atau hukuman sesuai dengan perbuatannya. Untuk menggunakan senjata, tidak boleh langsung menembak, tetapi harus ada standar operasi prosedur (SOP)," tutur Iskandar.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI (Inf) Pandji Suko Hari Yhudo, mengatakan, enam anggota Kostrad telah dibawa ke Rumah Sakit di Gorontalo untuk menjalani perawatan. Tetapi ia mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab pertikaian antara anggota Kostrad dengan anggota Brimob. (Ant/ICH/ ztc)

sumber : Metrotvnews.com
Artikel Terkait
My Popularity (by popuri.us)
Internet Blogs Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.NetSex Free Porn Video Porno
Internet Blogs bloglog
Free Automatic Backlink 1000 Backlinks Free 100K Backlinks Backlinks Center Free SEO Backlinks Instant Backlinks SEO Bookmarks Dofollow Backlinks Premium Backlinks Top SEO Backlinks

PESAN DARI PENGUNJUNG

 

Ingin Berlangganan. Ketik email Anda di Bawah Ini:

Delivered by FeedBurner

Mau Web Kamu Kebanjiran Duit?