-

Senin, 26 September 2011

Kelahiran Anak Pertamaku Justru Menyisakan Lara

Jahwiyadi (Ayah bayi) tampak sedih  menatap bayinya
Tembilahan [zonaterkini]Setiap pasangan muda yang sudah berumah tangga, sudah pasti sangat mendambakan dan akan merasa bahagia dengan kelahiran anak pertama mereka. Namun,  berbeda dengan pasangan Lisna Susanti (20) dan Jahwiyadi (24), warga Jalan Pekan Arba Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir-Riau.

Bukan nya merasa bahagia, pasangan Lisna Susanti dan Jahwiyadi yang baru mendapatkan anak pertama malah terpaksa harus rela menelan pahit akibat bayi pertama mereka yang lahir dalam kondisi cacat, yakni dengan kondisi organ tubuh bayi yang tidak beraturan serta berada diluar, yang dalam istilah kedokteran disebut "Multiple Congingital Anomaly".

Menurut dokter yang menangani kelahiran sang bayi, dokter Arief Budiman SpOg,  kondisi ketidak normalan bayi pasangan Lisna Susanti dan Jahwiyadi sudah diketahui nya ketika pertama kali dia melakukan usg pada perut pasien.

“Selama usia tujuh bulan mengandung, pasien belum pernah periksa. Dia baru kemarin sore datang kerumah sakit untuk periksa. Konidisi bayinya sudah kita ketahui tidak normal setelah melakukan USG. Pihak keluarga saat itu juga langsung kita beritahukan” terang dokter Arief Budiman SpOg, kepada wartawan saat ditemui diruang kerjanya, minggu (25/9).

Imbuhnya, penyebab kondisi bayi yang lahir dalam kondisi seperti demikian, menurutnya bisa saja terjadi akibat terinfeksi Torchs Plasma, Rubella, Sito Megalus,  Herpess,  atau akibat jumlah Kromosom yang kurang.

“kemungkinan ini biasanya sering terjadi akibat kurangnya asupan gizi dan vitamin pada ibu hamil. Atau ketika hamil, sang ibu pernah melakukan kontak dengan binatang yang terkena virus parasit torch plasma, contohnya kucing.Atau bisa juga ini terkontaminasi alat radio aktif seperti misalnya dari pabrik,  atau bisa saja juga akibat mengkonsumsi obat2an kimia.

Dilanjutkan nya, Dengan kejadian yang menimpa pasangan Lisna Susanti dan Jahwiyadi tersebut,  dokter arief budiman berpesan kepada warga yang berada di daerah terpencil yang mungkin ditempatnya hanya ada dukun beranak, hendaknya bisa memilih dan hanya memeriksakan kandungan nya pada dukun beranak yang benar-benar sudah terlatih.


Setelah sempat sekitar 1 ½ jam terlahir kedunia, bayi pertama pasangan Lisna Susanti dan Jahwiyadi akhirnya meninggal dunia. Oleh keluarga jasad sang bayi kemudian lansgsung di bawa pulang untuk makamkan.

Akibat dari peristiwa tersebut pastinya membuat sang ibu bayi mengalami syok berat. Atas permintaan pihak keluarga yang tak ingin membuat ibu bayi menjadi lebih syok, sejumlah wartawan yang ada di rumah sakit saat itu pun diminta untuk tidak melakukan wawancara serta tidak mengambil gambar ibu sang bayi. (**ztc)
Artikel Terkait
My Popularity (by popuri.us)
Internet Blogs Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.NetSex Free Porn Video Porno
Internet Blogs bloglog
Free Automatic Backlink 1000 Backlinks Free 100K Backlinks Backlinks Center Free SEO Backlinks Instant Backlinks SEO Bookmarks Dofollow Backlinks Premium Backlinks Top SEO Backlinks

PESAN DARI PENGUNJUNG

 

Ingin Berlangganan. Ketik email Anda di Bawah Ini:

Delivered by FeedBurner

Mau Web Kamu Kebanjiran Duit?