-

Jumat, 10 Mei 2013

Besok, Indonesia Juga Dapat Saksikan Gerhana Matahari Cincin

Jakarta [zonaterkini] - Ilmuan Astronomi-Astrofisika Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin menyatakan seluruh wilayah Indonesia akan bisa menyaksikan gerhana matahari pada Jumat (10/5) pagi bila langit cerah.

Gerhana matahari sebagian itu, menurut Thomas, merupakan fenomena tahunan matahari yang wajar dan dapat dinikmati dari berbagai belahan bumi tergantung tempat terjadinya. "Tahun ini kebetulan gerhana sebagian terjadi di atas wilayah sisi timur pasifik termasuk hampir seluruh Indonesia kecuali Sumatra bagian utara," ujar Thomas saat dihubungi Kamis (9/5).

Bila langit cerah, ujar Thomas, gerhana matahari setengah tersebut bisa dinikmati di wilayah Sumatra hingga Papua. "Gerhana matahari akan muncul dari langit bagian timur. Jadi, saat tiba di Sumatra bagian utara, matahari telah terbit sempurna. Sedangkan di atas Sumatra bagian selatan dan Jawa, gerhana matahari sedang sampai puncaknya atau gerhana maksimum, itu sebabnya di wilayah tersebut gerhana matahari bisa dinikmati pada saat maksimum saja," jelas Thomas.

Sementara Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Papua dapat menyaksikan gerhana maksimum. "Dari Kalimantan, awal gerhana saat matahari terbit. Jadi Sulawesi Utara, Maluku, dan Papua bisa menyaksikan gerhana sejak awal sampai akhir," jelas Thomas.

Gerhana matahari cincin, lanjut Thomas, juga akan melintasi Australia dan berlanjut ke Pasifik. Di sebelah utara dan selatannya hanya melihat gerhana sebagian.

Bila dikalkulasi, rinci Thomas, wilayah Papua Timur bisa menyaksikan gerhana sebagian lebih dari 60%. Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Selawesi bagian Selatan, Maluku, dan Papua Barat mengalami gerhana 40% – 50%. Kalimantan dan sebagian besar Sulawesi dan Maluku Utara mengalami gerhana 20% – 40%.

Terkait waktu terjadinya gerhana, Thomas menjelaskan, Jakarta akan mengamati gerhana yang kurang dari 34,6% sejak matahari terbit sampai berakhir pukul 23.25 UT (6.25 WIB). "Saat terbit, matahari tampak muncul seperti sebuah tanduk tebal," ujar Thomas.

Di Makassar, lanjut Thomas, gerhana matahari 43,3% yang tampak sejak terbit sampai berakhir pukul 23.37 UT (7.37 WITA). "Di sini, saat terbit matahari tampak seperti sebuah tanduk," jelasnya.

Lalu gerhana matahari di Jayapura 61,5% dapat diamati sejak awal pukul 21.37 UT (6.37 WIT) sampai berakhir pukul 00.22 UT (09.22 WIT). Ketampakan pada bagian awal gerhana pukul 7.00 WIT, saat puncak pukul 7.52 WIT, dan menjelang akhir gerhana pukul 9.00 WIT.

Menurut Thomas fenomena gerhana matahari dan bulan umumnya terjadi maksimal tujuh kali selama satu tahun. Dampak dari fenomena ini berupa pasang maksimum.

"Namun pasang maksimum ini sendiri gejala normal, apalagi seperti saat ini tidak dikombinasikan dengan keadaan cuaca buruk. Juga karena kebetulan munculnya pagi kita beruntung karena gerhana matahari kali ini bisa dinikmati dengan mata telanjang, ya semoga saja langit cerah jadi bisa menikmati fenomena alam ini," ujar Thomas. (sbl/ztc)

sumber : Metrotvnews.com
Artikel Terkait
My Popularity (by popuri.us)
Internet Blogs Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.NetSex Free Porn Video Porno
Internet Blogs bloglog
Free Automatic Backlink 1000 Backlinks Free 100K Backlinks Backlinks Center Free SEO Backlinks Instant Backlinks SEO Bookmarks Dofollow Backlinks Premium Backlinks Top SEO Backlinks

PESAN DARI PENGUNJUNG

 

Ingin Berlangganan. Ketik email Anda di Bawah Ini:

Delivered by FeedBurner

Mau Web Kamu Kebanjiran Duit?