-

Jumat, 18 November 2011

Dua Anak Dibawah Umur Pelaku Curanmor Ditahan

tangan Irwandi & Apriadi terlihat sedang diborgol
Tembilahan [zonaterkini] - Dua anak lelaki yang usianya masih terbilang dibawah umur,  Irwandi (13 tahun) warga Parit 16 Tembilahan Hilir, dan Apriadi (12 tahun) warga Jalan Sederhana Tembilahan Hulu Inhil-Riau, yang seharusnya masih harus menikmati masa kekanakan mereka, malah harus berurusan  dengan yang namanya hukum.

Pasalnya, akibat perbuatan nya,  pada selasa malam (11/10/2011) sekitar pukul 20.30 wib  Irwandi dan Apriadi ditangkap di jalan m.boya tembilahan ketika sedang melarikan dan mendorong sebuah sepeda motor merek suzuki shogun yang telah mereka curi dari areal parkir Puja Sera di Jalan Kapten Muchtar Tembilahan.

Setelah tertangkap hingga kini Irwandi dan apriadi  masih ditahan dan bahkan setelah kasusnya di limpahkan ketingkat kejaksaan,  keduanya pun kini telah di titipkan dan telah pun menjadi penghuni di Lapas kelas IIa Tembilahan. Bahkan kamis sore (17/11)  keduanya juga telah menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri Tembilahan, yakni dengan agenda spembacaan dakwaan.

Ketika di temui usai keduanya menjalani sidang,   kepada zonaterkini Irwandi dan Apriadi mengaku belum mengerti menggunakan dan mengenderai sepeda motor,  dan diakuninya pencurian yang mereka lakukan tidak pernah direrencanakan sebelumnya. Menurut mereka, mereka nekat melakukan pencurian sepeda motor tersebut lantaran dorongan hati mereka yang ingin sekali punya sepeda motor, namun bukan karena mereka bermaksud untuk mejualnya.  

"Karena tak tak ada kuncinya jadi kami dorong aja motornya pak. Dan motor tu rencananya cuma untuk kami pakai sendiri pak, bukan untuk kami jual" ujar Irwandi menceritakan. 

Lanjut Irwandi lagi,  sejak putus sekolah setelah sempat duduk di bangku kelas IV SD, dia pun mulai mencari uang sendiri dengan cara menjadi penyemir sepatu keliling. Begitu juga halnya dengan Apriadi yang juga pernah merasakan duduk dibangku sekolah dasar hingga kelas II SD, berhenti sekolah lantaran orang tuan nya yang sudah tidak mampu lagi membiayayai nya. Dan lantaran sama-sama berprofesi sebagai tukang semir sepatu mereka sering bertemu, hingga akhirnya mereka pun berteman. 

Kejadian naas yang telah menjebloskan mereka ke penjara tersebut terjadi  yakni selasa malam lalu sekitar pukul 20.30 wib (11/10/2011). Malam itu Irwandi dan Apriadi yang secara tidak sengaja melintas di depan areal Puja Sera Tembilahan, terlihat sebuah sepeda motor di areal parkiran pujasera. Melihat dilokasi saat itu sepi, mereka pun singgah dan langsung pura-pura naik dan menduduki sepeda motor suzuki shogun yang akan mereka curi itu.

Setelah mengetahui Stang kemudinya tidak terkunci didukung pula dengan suasana nya saat itu sangat sepi, mereka pun akhirnya nekat membawa lari dengan cara mendorong sepeda motor tersebut. Namun naas, belum jauh mereka melarikan sepeda motor tersebut, saat melintas di jalam M.Boya Tembilahan mereka keburu dikejar oleh pemiliknya hingga akhirnya mereka pun ditangkap dan akhirnya diserahkan kekantor polisi.

Yogi, Jaksa penuntut umum yang menangani kasus curanmor yang dilakukan Irwandi dan Apriadi mengatakan,  Irwandi dan Apriadi terpaksa disidangkan lantaran mereka berdua ini telah sering melakukan pencurian. Dan proses sidang yang dilakukan itu menurut Yogi juga adalah lantaran untuk memberikan efek jera terhadap keduan nya.  

"Ini bukan kali pertama mereka melakukan pencurian, namun lantaran mereka masih kecil-kecil akhirnya mereka selalu dilepaskan dan bahkan mereka juga sudah membuat perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatan mereka lagi. Dan kenapa sidang ini kita lakukan, paling tidak kita ingin memberikan efek jera terhadap mereka." tegas Yogi.

Dikatakan juga oleh Yogi, melihat pisikologi anak serta berdasarkan UUD No 3 Tahun 1997 tentang pengadilan anak menurut JPU Yogi, Irwandi dan Apriadi bisa saja dipenjara dan bisa juga akan dikembalikan kepada orang tuanya untuk dibina,  namun itu pun dilihat pada fakta persidangan nya.  

"Meskipun akhirnya mereka terpaksa harus dihukum penjara juga, namun itu adalah merupakan upaya paling terakhir. Karena ada ketentuan yang baru ini, bahwa anak yang sudah berusia 13 tahun mereka sudah bisa untuk dimintai pertanggung jawaban nya." imbuh Yogi sang Jaksa Penuntut Umum yang menangani kasus Irwandi dan Apriadi. (**ztc)
Artikel Terkait
My Popularity (by popuri.us)
Internet Blogs Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.NetSex Free Porn Video Porno
Internet Blogs bloglog
Free Automatic Backlink 1000 Backlinks Free 100K Backlinks Backlinks Center Free SEO Backlinks Instant Backlinks SEO Bookmarks Dofollow Backlinks Premium Backlinks Top SEO Backlinks

PESAN DARI PENGUNJUNG

 

Ingin Berlangganan. Ketik email Anda di Bawah Ini:

Delivered by FeedBurner

Mau Web Kamu Kebanjiran Duit?