-

Jumat, 02 September 2011

Dua dari 16 penumpang Kapal Pompong Yang Tenggelam di Inhil, di Temukan Tewas

Tembilahan [zonaterkini] – Sebuah kapal pompong membawa satu rombongan keluarga yang berjumlah 16 orang, warga Parit Rumbia Desa Seberang Sanglar Kecematan Reteh Inhil-Riau,  yang usai dari kunjungan silaturahmi saat lebaran Idul Fitri 1432 H di Pulau Kijang menuju pulang kedesa mereka, Rabu sore (31/8) sekira pukul 16.15 wib mengalami kecelakaan dan tenggelam di wilayah perairan Kecamatan Reteh. Akibat dari peristiwa tersebut 14 orang penumpang berhasil diselamatkan, namun dua diantaranya dinyatakan hilang.

Adapun 16 orang penumpang kapal pompong yang tenggelam tersebut, sebanyak 6 orang anak-anak, 2 orang  laki-laki dewasa, dan 8 orang perempuan dewasa. Meski hingga sampai malam hari, usaha pencarian korban yang dilakukan dihari pertama masih tidak membuahkan hasil

Berawal dari pagi hingga sore hari, Kamis (01/09) dihari kedua, usaha pencarian yang dilakukan tim evakuasi akhirnya membuahkan hasil. kedua korban yang hilang, masing-masing Nurhasanah binti Sulaiman (17 Tahun) di temukan Kamis sore (01/9) sekitar pukul 16.00 wib, yakni berjarak 2 KM arah ke hilir dari lokasi tenggelamnya kapal, sementara Devi binti Arbain  (14 Tahun) siswi kelas 3 SMP, ditemukan sekitar 3 KM  arah ke hulu dari lokasi kejadian, namun saat ditemukan keduanya sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Kapolres Inhil AKBP Tri Julianto Djatiutomo Sik melalui Kapolsek Reteh, AKP S.Suryadi Ningrat S,Sos ketika dikonfirmasi zonaterkini melalui telpon genggamnya membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya peristiwa tenggelam nya kapal pompong yang terjadi diwilayah perairan Reteh tersebut, terjadi tepatnya saat hari pertama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1432 H.

“Kapal pompong tersebut tenggelam setelah menabrak kayu saat air sungai sedang pasang, kami baru mendapat laporan sekitar satu jam setelah kejadian, yakni Rabu sore sekitar pukul 17.00 wib. Menurut laporan yang kami terima pompong ini jalan nya laju, dan.saat kayu yang ditabraknya lengket menancap di lambung kapal, sebelum terbalik kapal pompong tersebut sempat berputar putar jalan di tempat” ungkap Kapolsek Reteh.

Lanjut AKP S.Suryadi Ningrat S,Sos, setelah mendapatkan laporan, dia bersama 6 orang personilnya dari kepolisian Polsek Reteh, serta dibantu dua orang anggota Satpol PP Reteh, dengan menggunakan speedboat Satpolair Reteh mereka langsung bergegas menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi.

“Kami sampai dilokasi sekitar 45 menit kemudian. Dalam evakuasi tersebut kami juga di bantu oleh warga sekitar, jumlah warga yang ikut mencari ada sekitar enam buah kapal. Kedua korban yang hilang baru kita temukan sehari kemudian yakni hari ini, tapi keduanya kita temukan sudah meninggal. Bahkan langsung saya sendiri yang mengangkat mayat nya” jelas Kapolsek Reteh kepada zonaterkini, Kamis (01/9).

Setalah berhasil ditemukan dan dievakuasi, kedua korban kemudian dilarikan dan dibawa ke Puskesmas setempat untuk dilakukan visum. Usai divisum kedua korban kemudian langsung diserahkan kepada pihak keluarganya untuk dikebumikan.

“Berdasarkan hasil visum kedua korban murni meninggal akibat lemas karena tenggelam disungai, dan kedua korban tersebut hari itu juga langsung dikebumikan oleh pihak keluarga mereka” tukas Kapolsek Reteh, AKP S.Suryadi Ningrat S,Sos.  (**dri.ztc)

Artikel Terkait
My Popularity (by popuri.us)
Internet Blogs Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.NetSex Free Porn Video Porno
Internet Blogs bloglog
Free Automatic Backlink 1000 Backlinks Free 100K Backlinks Backlinks Center Free SEO Backlinks Instant Backlinks SEO Bookmarks Dofollow Backlinks Premium Backlinks Top SEO Backlinks

PESAN DARI PENGUNJUNG

 

Ingin Berlangganan. Ketik email Anda di Bawah Ini:

Delivered by FeedBurner

Mau Web Kamu Kebanjiran Duit?