-

Sabtu, 12 Februari 2011

Pelaku Pembunuhan Berantai di Enok Terancam Hukuman Mati

Tembilahan [zonterkom] - Setelah sempat menghilangm  Sutikno,  tersangka pelaku pembunuhan yang pernah terjadi di Enok, Inhil-Riau 2006 lalu, akhirnya diringkus polisi. Selasa (08/02/11)

Setelah sempat bersembunyi  beberapa waktu lalu, sutikno (48) warga  Parit Maming Desa Teluk Medan, Kecamatan Enok, Inhil-Riau, yang diduga menjadi tersangka pada kasus pembunuhan sadis yang pernah terjadi empat tahun silam di enok (2006) akhirnya tak dapat berkutik lagi saat polisi mengetahui tempat persembunyian nya.

Tersangka Sutikno bersama dua rekannya Acok dan Ambok Upek, pada tahun 2006 lalu diduga secara bersama telah membunuh seorang pria paruh baya yang juga warga Enok, yakni Masnur. Agar aksi mereka tak tercium oleh aparat, usai membunuh para tersangka kemudian langsung mengubur mayat korbannya dibelakang rumah tersangka Sutikno.

Terungkapnya kasus pembunuhan yang pernah terjadi pada tahun 2006 ini berawal dari tertangkapnya rekan tersangka yang bernama Acok (32) warga Enok. Sebelumnya Acok telah lebih dulu ditangkap polisi (Januari/2011) juga lantaran menjadi tersangka pelaku kasus pembunuhan  seorang kepala sekolah SMP yang didalangi oleh isteri korban, terjadi di Enok pada agustus 2010 lalu.

Karena berusaha melawan ketika hendak di tangkap, menurut polisi, Acok terpaksa di lumpuhkan dengan tembakan, hingga satu peluru bersarang di kaki kanannya. Dalam pembunuhan kepala sekolah tersebut, Acok yang berperan sebagai pembunuh bayaran, adalah merupakan tersangka utama dalam kasus pembunuhan kepala sekolah SMP tersebut.

Berawal dari situlah akhirnya polisi langsung melakukan pengejaran terhadap Sutkno. Pada pengejaran pertama yang dilakukan polisi, Sutikno berhasil lolos. Namun berkat keseriusan polisi Polres Inhil untuk mengungkap kasus yang diduga kuat adalah merupakan kasus pembunuhan berantai, akhirnya pada hari Minggu (06/02/11) sekira pukul 05.30 Wib, tepatnya di Desa Sungai Teruk, Kecamatan Tanah Merah, Inhil-Riau,  Sutikno berhasil ditangkap. Sementara, tersangka Ambok Upek yang hingga saat ini masih buron dan masih dalam pengejaran polisi.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP TJ Djati Utomo SIK melalui Kaur Bin Ops IPDA Bachtiar, SH Rabu (09/02/10) di ruangan kerjanya, berdasarkan dari hasil pengembangan dilakukan, kepada polisi bukan saja mengakui aksi pembunuhan terhadap kepala sekolah di Enok, Acok bahkan mengakui beberapa kasus pembunuhan lain yang pernah dilakukan nya pada tahun 2006 lalu. Dan Acok juga mengakui, setelah membunuh mayat Masnur langsung mereka kuburkan di belakang rumah Acok.

“Saat ini Sutikno statusnya masih sebagai saksi untuk kita mintai keterangan. Pokoknya nanti kalau sudah pasti dimana lokasi kuburan korbannya, kita akan lakukan pembongkaran nya secepatnya” tegas Bachtiar kepada wartawan.
Terkait kasus pembunuhan yang telah beberapa kali dilakukan oleh Acok, ketika ditanya wartawan apakah Acok adalah merupakan pelaku pembunuhan berantai, Bachtiar tak membantahnya.

“Kita lihat saja hasil penyidikannya, jika memang nanti ternyata si Acok mengaku bahwa ada korbannya yang lain, bisa saja dia ini merupakan pelaku pembunuhan berantai. Dan dia bisa dijerat dengan ancaman maksimal, hukuman mati”  tukas Bachtiar, Rabu (09/02).

Artikel Terkait
My Popularity (by popuri.us)
Internet Blogs Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.NetSex Free Porn Video Porno
Internet Blogs bloglog
Free Automatic Backlink 1000 Backlinks Free 100K Backlinks Backlinks Center Free SEO Backlinks Instant Backlinks SEO Bookmarks Dofollow Backlinks Premium Backlinks Top SEO Backlinks

PESAN DARI PENGUNJUNG

 

Ingin Berlangganan. Ketik email Anda di Bawah Ini:

Delivered by FeedBurner

Mau Web Kamu Kebanjiran Duit?